5.000 Warga Papua Kena AIDS, Termasuk Polisi
Diprediksikan jumlah pengidap HIV/AIDS di Papua meningkat tajam.
Jum'at, 20 Agustus 2010, 11:05 WIB
Elin Yunita Kristanti
Demo hari Aids sedunia (Antara/Yusran Ucang)
BERITA TERKAIT
* Ratusan Prajurit TNI di Papua Terserang AIDS
* Ratusan Prajurit TNI Papua Positif HIV
VIVAnews - Warga Papua yang positif mengidap HIV/AIDS hingga Agustus 2010 diperkirakan diatas 5.000 jiwa. Peningkatannya cukup signifikan dibandingkan dengan tahun lalu.
''Dinas Kesehatan belum memberikan data resmi, tapi diprediksikan jumlah pengidap HIV/AIDS di Papua meningkat tajam. Jika September tahun lalu masih sekitar 4.600 jiwa, kali ini diperkirakan di atas 5.000,'' ucap Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi Papua, Costan Karma, usai pelantikan dirinya sebagai Sekda Provinsi Papua, Jumat 20 Agustus di Jayapura.
Dengan jumlah yang terus meningkat, virus HIV/AIDS masih momok yang menakutkan di Papua. ''Semua pihak harus memberikan perhatian, agar bisa menekan angka peningkatan dan penyebaran virus mematikan ini,'' tambah dia.
Dengan jumlah diatas 5.000 jiwa yang positif HIV/AIDS, Papua berada diurutan ke-5 dari seluruh provinsi di Indonesia. Tapi, jika dihitung berdasarkan persentase penduduk, Papua urutan pertama. Jumlah penduduk Papua 2,8 juta yang positif HIV/AIDS diatas 5.000 jiwa.
Menurut Costan, penyebaran HIV/AIDS di Papua masih didominasi melalui hubungan seks secara sembarangan.
Sebelumnya, Pangdam 17 Cenderawasih Mayor Jenderal Hotma Marbun membeberkan ada sekitar 144 personil TNI di jajarannya yang positif terinfeksi HIV/AIDS.
Polda Papua hingga kini belum membeberkan secara resmi berapa jumlah personilnya yang positif HIV/AIDS. Juru Bicara Polda Papua Kombes Wachyono ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk tahun ini pihaknya belum mendata berapa anggota polisi yang positif HIV/AIDS. ''Kami belum melakukan tes, jadi belum mengetahui secara pasti berapa jumlahnya,'' kata Wachyono.
Mengenai bagaimana dengan data tahun 2009, Wachyono mengatakan, akan mencoba mengkonfirmasi ulang ke Dokkes Polda Papua. ''Nanti saya akan cek, berapa jumlah yang positif HIV/AIDS,'' ujar dia.
Sumber VIVAnews di Polda Papua mengungkapkan, per Desember 2009, ada sekitar 84 personil Polisi yang positif HIV/AIDS. "Dan jumlah itu diprediksikan bertambah untuk tahun ini."
iiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
Nasional
Jawa Timur
Pria Sering Keluar Rumah Berpotensi Kena AIDS
Pria yang dimaksud adalah mereka yang kerap meninggalkan rumah dalam waktu lama.
Rabu, 2 Desember 2009, 11:37 WIB
Amril Amarullah
Beragam jenis kondom, penangkal HIV/AIDS (Antara/ Ujang Zaelani)
BERITA TERKAIT
* Papua Juara Bertahan Pengidap HIV/AIDS
* Jatim Tempati Ranking Tiga Kasus HIV/AIDS
* 85 Balita di Jabar Terinfeksi HIV/AIDS
* Perawatan Khusus Bayi Pengidap HIV di Afsel
* 25% Penderita AIDS di Mojokerto Tewas
VIVAnews -- Penularan HIV/AIDS didominasi dari hubungan seksual, dan pria ternyata menjadi pemicu utama dalam penyebaran virus mematikan tersebut. Pria yang dimaksud adalah mereka yang kerap meninggalkan rumah dalam jangka waktu yang lama dan mereka di juluki ‘pria beresiko’.
"Dari hasil survey, ternyata pria beresiko yakni mereka yang mobile dan sering keluar rumah, baik dalam hitungan hari maupun minggu, menjadi sumber utama tajamnya penularan AIDS," kata Ketua Komisi penanggulangan AIDS Papua Costan Karma, Rabu, 2 Desember 2009 di Papua.
Menurutnya, pria yang sering meninggalkan rumah dalam waktu berhari-hari, kecenderungannya sangat tinggi melakukan hubungan seks, dengan hanya sedikit memikirkan resiko. Sehingga kondisi itu, sangat berpotensi terjangkit maupun menularkan HIV/AIDS.
"Pria kan terkadang hanya berpikir sepintas, sehingga dengan mudah melakukan hubungan seks bukan pada pasangannya," ujarnya.
Kondisi itu, sambung Costan, menjadi perhatian KPA, dan dalam program kerja kedepan, pria beresiko menjadi sasarana terutama dalam memberikan himbauan agar meminimalisir atau bahkan kalau bisa tidak melakukan hubungan seks kepada yang bukan pasangannya.
Sementara untuk di Papua, berdasarkan Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Papua Barat tahun 2009, jumlah kasus HIV-AIDS di Papua sebanyak 6245 kasus.
Epidemi HIV-AIDS di Papua menyebar dalam populasi umum (generalized epidemic). Lebih dari 90% penularannya melalui hubungan seks. penduduk usia 15-49 tahun, prevalensi HIV di Papua mencapai 2,4%.
Laporan: Banjir Ambarita | Papua
• VIVAnews
11111111111111111111111111111111
Nasional
Jawa Timur
HIV/AIDS Mulai Serang Anak-anak di Papua
Virus mematikan ini mulai menjalar pada anak-anak usia dini, dan harus segera diatasi.
Kamis, 10 September 2009, 15:04 WIB
Amril Amarullah
Papua dan Irian Jaya (papua.go.id)
BERITA TERKAIT
* Penderita HIV/AIDS di Mimika, Papua Tertinggi
* RSPI Sulianti Saroso Tolak Pasien HIV
* Warga di Bali Tolak Pemakaman Penderita AIDS
* 36.085 Warga Palembang Berisiko Tinggi HIV
* Kampanye AIDS di Safari Ramadhan Gubernur NTB
VIVAnews - Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Nasional, Nafsiah Mboi mengatakan, saat ini peningkatan pengindap virus mematikan di Papua sangat memprihatinkan, dan bahkan virus tersebut ganas menyerang anak-anak usia dini.
"Virus mematikan ini mulai menjalar pada anak-anak usia dini, tentunya ini sangat memprihatinkan sekali," kata Nafsiah Mboi kepada wartawan di Papua, Kamis 10 September 2009.
Karena itu lanjut Ketua Penasihat Wolrd Vision Organisasion yang bergerak dalam pengembangan anak ini, perlu dukungan semua pihak tanpa kecuali untuk berpartisipasi menanggulangi dan melakukan pencegahan.
Menurut data KPA pada tahun 2008 bulan Maret, pengindap HIV/AIDS di Papua berjumlah 4700 orang, namun bulan Desember tahun yang sama jumlah itu bertambah drastis mencapai 5848 orang, dan di dalamnya termasuk anak-anak.
World Vision, katanya sudah menjalankan program-program untuk penanggulangan dan pencegahan bagi anak-anak, khususnya di Merauke dan Jayapura. "Komitmen kami untuk meningkatkan program tersebut dengan sejumlah mitra," tuturnya.
Laporan: Banjir Ambarita | Papua
• VIVAnews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar